MAKANAN SEHAT UNTUK PENDERITA KANKER 

Penurunan kesehatan payudara dan indung telur sebagian besar terjadi karena faktor makanan dan minuman. Oleh karena itu faktor makanan perlu diperbaiki yang didukung oleh perbaikan kondisi lingkungan melalui perbaikan pola hidup. 

Adalah penting untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik yang:

  1. Mengandung nutrisi mikro yang tinggi dan berkwalitas (vitamin dan mineral). Nutrisi mikro dibutuhkan untuk kesehatan dan pertumbuhan tubuh.  
  2. Mengandung fitokimia tinggi dan berkwalitas. Ada ribuan fito kimia yang terdapat di dalam bahan-bahan makanan yang juga mengandung nutrisi mikro dan di dalam tanaman-tanaman obat organik. Fito kimia dibutuhkan untuk kekebalan tubuh, pemulihan tubuh dari penyakit, dan pencegahan penyakit. Atau dengan kata lain bahwa fito kimia adalah obat organik yang terdapat di dalam makanan dan tumbuh-tumbuhan.
  3. Mengandung nutrisi makro yang berkwalitas secara proporsional (air, karbohidrat, protein, dan lemak).  Nutrisi makro dibutuhkan untuk energi karena mengandung kalori.
Buku panduan makanan sehat yang dirangkum dari berbagai buku-buku medis

Dasar-dasar makanan dan minuman sehat untuk adalah:

  1. Makanan dan minuman tersebut didapatkan dengan cara yang halal.
  2. Substansi makanan dan minuman tersebut adalah halal, artinya makanan dan minuman tersebut tidak menyebabkan penyakit dan juga tidak memperburuk keadaan suatu penyakit. 
  3. Deoxyribonucleid Acid yaitu bahan pembentuk kromosom inti sel yang disebut DNA dari  bahan baku untuk membuat makanan dan minuman tersebut (apel misalnya) tidak direkasaya secara genetis (genetic engineered) oleh para ahli rekayasa genetika.
  4. Bahan baku dari makanan dan minuman tersebut tidak diproduksi dengan menggunakan bahan kimia seperti pupuk kimia dan hormon pertumbuhan.
  5. Proses pemasakan makanan dan minuman tersebut tidak menggunakan alat-alat yang mengandung bahan kimia seperti teflon, dll..
  6. Bumbu-bumbu makanan dan minuman tidak menggunakan bahan-bahan kimia seperti penyedap rasa, pemanis buatan, dll..
  7. Penyajian makanan dan minuman tersebut tidak menggunakan peralatan yang mengandung bahan kimia. 
  8. Proses produksi, pengepakan, dan penyimpanan makanan dan minuman tersebut tidak menggunakan tehnik-tehnik pasturisasi,  radiasi, kondensasi, pengawet, dan kemasan plastik. 

Satu-satunya makanan yang tidak bisa kita hindari yang memang bertentangan dengan prinsip-prinsip di atas adalah nasi putih. Tetapi masaklah nasi dengan cara yang benar sehingga tidak menambah kadar bahayanya.

Makanan atau diet yang tepat memegang peranan yang paling penting bagi penderita tumor jinak payudara dan penderita kanker pada semua stadium. Makanan memegang kontribusi yang paling besar untuk bertumbuh dan berkembangnya kanker, dan makanan juga memegang peranan yang paling penting untuk penyembuhan kanker. Untuk itu kami telah menyusun buku saku tentang makanan pantangan dan pola makan sehat untuk penderita tumor jinak payudara dan kanker, yang memuat tentang hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk mempercepat proses penyembuhan.

Buku saku makanan sehat memuat hal-hal sbb:

  1. Bahan-bahan makanan sehat dan aman
  2. Tata cara memilih bahan makanan  yang sehat dan aman
  3. Alat masak sehat dan aman
  4. Bumbu masak sehat dan aman
  5. Cara memasak sehat  dan aman
  6. Tata cara menyimpan bahan makanan di dalam kulkas supaya tetap sehat dan aman
  7. Petunjuk praktis bagi penderita penyakit payudara baik muslim maupun non muslim 
  8. Tentang alat-alat elektronik
  9. Syarat-syarat makanan dan minuman sehat
  10. Contoh menu sehari-hari.

Buku saku ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber ilmiah dan medik, dan telah disesuaikan dengan kondisi kita di Indonesia. Dan pembaca akan mendapatkan informasi yang begitu berharga dari informasi-informasi yang tersembunyi selama ini. Buku Saku termasuk termasuk ke dalam paket terapi lengkap, atau dengan kata lain bahwa Buku Saku tidak dijual secara terpisah dengan ramuan simplisia organik.   


CONTOH MAKANAN PANTANGAN

Salah satu contoh makanan pantangan untuk penderita kanker adalah TOMAT dan semua jenis jeruk. Tomat? Bukankah selama ini tomat selalu direkomendasikan sebagai salah satu bahan makanan penting yang mengandung anti oksidan tinggi sehingga sangat cocok untuk penderita kanker? Dan begitu juga dengan jeruk. Bukankah jeruk mengandung vitamin C tinggi yang sangat dibutuhkan oleh manusia ?

Semua hal yang sudah kita ketahui tentang tomat dan jeruk adalah benar. Tetapi masih banyak yang belum kita ketahui tentang tomat dan jeruk dalam hubungannya dengan kanker jika dikonsumsi oleh penderita kanker. Dokter Hulda Regehr Clark, Ph.D., – penemu, peneliti, dokter ahli dan pemilik pusat pemulihan kanker di Meksiko menjelaskan bahwa salah satu alasan mengapa tomat dan jeruk tidak boleh dikonsumsi oleh penderita kanker adalah karena tomat dan jeruk mengandung Malonic Acid, yaitu kandungan berbahaya yang semakin mempercepat perkembangan dan penyebaran kanker walaupun dikonsumsi dalam bentuk utuh dan ditanaman secara organik. Kandungan bahaya tomat dan jeruk untuk penderita kanker akan semakin berhaya jika :

  • Tomat dan jeruk diproduksi secara tidak organik.
  • Tomat dan jeruk telah mengalami rekayasa genetika.
  • Dikonsumsi dalam bentuk produk olahan yang sudah ditambah dengan bahan-bahan kimia seperti pengawet, pewarna buatan, dan pemanis buatan.  

Walaupun demikian tomat dan jeruk merupakan bahan makanan yang kaya akan vitamin C, dan sangat bermanfaat jika dikonsumsi oleh orang sehat yang tidak menderita kanker. Tomat dan jeruk juga menjadi pantangan utama bagi penderita penyakit kulit kronis seperti psoriasis dan eksim karena dapat memperburuk kondisi psoriasis dan eksim. 

KITA DI INDONESIA

Karena keterbatasan ilmu pengetahuan, kita masyarakat Indonesia belum mampu menempatkan makanan sebagai salah satu faktor penting di dalam pengobatan pemulihan  penyakit karena masih menempatkan obat-obatan kimia dan mungkin juga juga obat herbal sebagai prioritas utama. Pengobatan bagi masyarakat kita berarti berobat dengan menggunakan obat-obatan medis yang berbahan kimia melalui skema medikasi (medication), yaitu pengobatan dengan menggunakan satu jalur ilmu kedokteran saja. Pengobatan bagi kita tidak ada hubungannya dengan konsumsi makanan dan minuman sehat sehingga tidak menempatkan makanan sehat (Food Medicine) sebagai prioritas penting padahal makanan sehat juga merupakan tata cara kedokteran yang sebenarnya untuk pengobatan pemulihan penyakit.   

Konsultasi: silahkan hubungi kami